Seputar Tenis Dunia HAAS DIRACUNI SAAT DI MOSKOW Kamis, 8 November 2007 pukul 14:8:53 WIB Stuttgart, BOLASportsLine/AP Tenis kini menjadi salah satu olahraga yang mulai dirasuki para glamber. Dari para penyuap sampai orang yang tega memberi racun pada petenis guna petenis tersebut tak bisa lagi bertanding. Hal ini diungkapkan oleh petenis Jerman, Tommy Haas, yang diberi racun sebelum bertanding lawan Rusia di semifinal Piala Davis, September lalu di Moskow.
Akhirnya memang, Haas harus mundur dalam pertandingan lawan Mikhail Youzhny setelah divonis terkena virus perut. Dalam pertandingan tersebut, Rusia menang dengan 3-2 dan melaju ke final.
"Kami menganggap ini kasus yang serius," kata juru bicara ITF, Barbara Travers. "Penyelidikan mulai dilakukan hari ini."
Dikatakan oleh rekan satu tim Haas, Alexander Waske, bahwa ia diberitahu oleh seorang manajer Rusia bahwa Haas keracunan bukan terkena virus. Namun, Waske tidak mengatakan siapa nama manajer tersebut.
"Ia mengatakan di samping saya, bahwa Tommy Haas diracuni," kata Waske. Saat itu, Waske menyatakan bawa Haas terkena virus. "Thereupon," kata lelaki itu. "Tidak, mereka meracuni Tommy (Haas)."
Dikatakan oleh Haas, bahwa ia akan terbang hari Kamis ini dari Argentina ke AS untuk melakukan pemeriksaan lengkap. Dokter Tim Jerman, Erich Rembeck, sudah melakukan pemeriksaan dan juga tes darah saat petenis sedang sakit, sehingga ia mengatakan Haas terkena virus.
"Saya sangat terkejut bahwa hal ini bisa terjadi," kata Haas, petenis peringkat 13 ATP. "Keteika saya berpikir bagaimana buruknya yang saya rasakan, saya dapat membayangkan itu. Saya merasa lemah untuk beberapa pekan."
Rembeck memang tidak mengecek makanan atau minuman Haas. Hal ini karena, menurut Rembeck, staf Jerman telah mengatur makanan. Namun, para pekerja di dapur hotel-lah melakukan hasil akhir makanan tersebut untuk para petenis.
"Saya hanya sekali memesan makanan penutup setelah makan malam," kata Haas. Tyas Soemarto |