
Andy Murray (Getty Images)
Petenis andalan Inggris Raya, Andy Murray, baru saja merebut medali emas Olimpiade 2012 setelah menaklukkan Roger Federer di final. Ia mengakui bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil pembelajaran dari kegagalan di Wimbledon 2012.
Pada 8 Juli lalu Murray memang gagal menjadi juara Wimbledon usai dikalahkan Federer di partai puncak. Akan tetapi, saat kedua pemain bertemu lagi di final Olimpiade 2012, Minggu (5/8) malam WIB, Murray mampu membalas kekalahan itu lewat skor 6-2, 6-1, 6-4.
"Saya menggunakan kekalahan di Wimbledon untuk menjadi petenis yang lebih baik. Itu membuat Anda lebih mudah untuk menang di final," ujar Murray seperti dikutip Mirror.
"Saya telah mengalami beberapa kekalahan dalam pertandingan sulit. Lantas banyak pertanyaan yang muncul. Yang pasti, hari ini saya senang karena berhasil menunjukkan kinerja terbaik. Ini pertandingan besar bagi saya," imbuhnya.
Bukan hanya kegagalan di Wimbledon yang memotivasi Murray, tapi juga Mo Farah. Semangat Murray menjadi terlecut setelah menyaksikan pelari asal Inggris Raya itu menyabet medali emas lewat nomor 10.000 meter.
"Saya menyaksikan atletik tadi malam dan itu sangat mengagumkan. Cara Mo Farah memenangi pertandingan membuat semangat saya terdorong," tuntas Murray.
Porsche Tennis Grand Prix
Tanggal: 23 April 2012- 29 April 2012
Arena: Porsche Arena, Stuttgart, Jerman (Clay/Indoor)
Tier: Premier
Prize Money: 740.000 US Dollar
GP de SAR La Princesse Lalla Meryem
Tanggal: 23 April 2012-28 April 2012
Arena: Royal Tennis Club de Fes, Fes, Maroko (Clay/Outdoor)
Tier: International
Prize Money: 220.000 US Dollar
Estoril Open
Tanggal: 30 April 2012-5 Mei 2012
Arena: Estoril Court Central, Estoril, Portugal (Clay/Outdoor)
Tier: International
Prize Money: 220.000 US Dollar
POLI-FARBE Budapest Grand Prix
Tanggal: 30 April 2012-5 Mei 2012
Arena: Romai Tennis Academy, Budapest, Hungaria (Clay/Outdoor)
Tier: International
Prize Money: 220.000 US Dollar