Liga Medco U-15 SUPREMASI JAWA TIMUR Senin, 7 Juli 2008 pukul 1:18:29 WIB Jakarta, BOLASportsLine Jawa Timur, kembali menegaskan supremasinya sebagai daerah sepakbola terbaik di negeri ini. Setelah Minggu (6/7) pagi, mereka menempatkan diri sebagai juara Piala Danone U-12, sorenya giliran U-15 mereka menjuarai Liga Medco.
Jatim menang lewat titik putih atau hadiah penalti. Skor 1-0 cukup membuat mereka menekuk Maluku di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (6/7).
Gol kemenangan Jawa Timur dicetak pemain gelandang serang Muhammad Sya'roni melalui titik penalti di menit ke-21, setelah sebelumnya pemain belakang Maluku, Idris Nahumarury melakukan handsball di kotak terlarang setelah terjadi kemelut di depan gawang Maluku. Sya'roni mengeksekusi dengan baik penalti itu, sementara Kiper Kasim Tuasalamony terlambat mengantisipasi bola yang melaju ke gawangnya.
Pada laga final yang disaksikan langsung Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Pendiri Medco Group Arifin Panigoro, dan Ketua Badan Liga Amatir PSSI Subardi itu, Maluku tampil menyerang sepanjang pertandingan. Hanya saja serangan yang dibangun terlalu tergesa-gesa. Sehingga beberapa peluang yang tercipta gagal menjadi gol.
Selain itu duet penyerang Maluku, Ricky Bardes dan Hendra Bayauw, betul-betul ditempel ketat para pemain belakang Jawa Timur. Lebih dari itu, para pemain belakang Jawa Timur yang dikoordinir Kapten Tim Feri Bayu bermain sangat taktis dan menyapu bersih setiap bola yang coba masuk ke daerah pertahanan Jawa Timur. Hingga Wasit Novari Ikhsan meniup peluit panjang angka 1-0 untuk Jawa Timur tidak berubah. Dan Jawa Timur pun menjadi juara baru Liga Medco.
”Saya ucapkan selamat kepada tim Jawa Timur yang menjadi juara Liga Medco tahun ini,” ungkap Arifin Panigoro kepada para wartawan, seusai pertandingan. Ia berharap PSSI dapat membuatkan program yang berkelanjutan sehingga para pemain berbakat yang terjaring dari Liga Medco dapat berkembang menjadi pemain-pemain hebat di masa datang.
Pelatih Jawa Timur, Ahmad menyatakan kunci kemenangan timnya karena bermain tenang, lugas, disiplin, dan pantang menyerah. ”Kami membuktikan diri sebagai tim bermental juara. Kami pantas menjadi juara Liga Medco tahun ini,” kata Pelatih Ahmad.
Sementara itu, Pelatih Maluku Sani Tawainella mengatakan timnya tampil antiklimaks di final. ”Anak-anak terlalu terburu-buru mau mencetak gol. Mereka yakin bisa menang. Apalagi pada saat perebutan juara Grup N kami sudah mengalahkan Jawa Timur 2-1. Tapi saya puas, karena Maluku menampilkan sepakbola menyerang, sepakbola yang indah,” jelas Pelatih Sani.
Sebagai juara Liga Medco, Jawa Timur berhak atas Piala Bergilir Menegpora RI, Piala Tetap Medco, dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 15 juta. Sedangkan Maluku yang jadi runner-up mendapatkan Piala Tetap Medco dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 10 juta.
Ranking ketiga diraih bersama Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan, masing-masing mendapatkan Piala Tetap Medco dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta. Keluar sebagai Pemain Terbaik adalah Imam Bayhaqi (Jawa Timur).
Hendra Bayauw (Maluku) sebagai Pencetak Gol Terbanyak dengan 6 gol selama putaran final di Yogyakarta. Sementara Jawa Barat mendapat predikat sebagai Fair Play Team. Ary Julianto |