|
|
 |
Home
>
OLE NASIONAL
AFC INDONESIA LOLOS VERIFIKASI Selasa, 20 Mei 2008 pukul 22:15:17 WIB
 Mohammed bin Hammam Foto: Dwi Ary Setyadi/BOLA | Jakarta, BOLASportsLine Kerja keras BLI dan klub-klub di Indonesia untuk memenuhi kriteria dan lisensi klub profesional, akhirnya menuai hasil. Minggu ini di Kuala Lumpur, AFC akhirnya memutuskan Indonesia sebagai salah satu dari sebelas negara di Asia yang boleh mengikuti AFC Champions League 2009.
AFC sendiri mengklaim, peluncuran kompetisi ini sebagai kompetisi profesional murni pertama di Asia setelah belasan tahun berlangsung.
Indonesia sendiri, menjadi satu-satunya wakil dari negara-negara di ASEAN. Maklum Thailand yang memiliki prestasi di timnas serta Singapura dan Malaysia yang memiliki kelebihan infrastruktur, malah tak lolos dalam memenuhi kriteria profesional AFC.
Selain Indonesia, AFC meloloskan Jepang, Korea Selatan , Australia, China, Jordania, Arab Saudi , Kuwait, UEA, Iran dan India setelah melalui penilaian panjang yang dilakukan AFC pada bulan lalu. Rekomendasi ini dikeluarkan oleh Komite Ad-Hoc Pro-League AFC.
“Rekomendasi ini didasarkan inspeksi yang lama dan diksusi berkesinambungan dan tujuan kami adalah untuk membuat kompetisi yang atraktif yang akan membawa kompetisi dan sepakbola Asia ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Ketua AFC Pro-League Ad-Hoc Committee, Captain Saburo Kawabuchi.
Dalam sambutannya Presiden AFC, Mohamed Bin Hammam menjelaskan, “Saya sangat bangga dengan pencapaian komite ini dan mereka telah meletakkan cetak biru untuk profeionalisasi sepakbola Asia."
“Sepakbola Asia perlu proses reformasi besar untuk menjadikannya profesional dan sukses, dan saya perubahan radikal tentu tak membuat semua orang senang,” tambah Hammam.
AFC Pro-League Ad-Hoc Committee sendiri menetapkan empat tingkat dalam penilaian terhadap 21 negara Asia ini. A, jika memenuhi semua kriteria, B akan berusaha memenuhi kriteria pada Oktober 2008, C tidak yakin akan memenuhi kriteria pada 2008 dan D, tak memenuhi kriteria. not meet the criteria)
Dari asesmen AFC, hanya jepang yang bisa memperoleh grade atau nilai A. SEmentara sepuluh negara memenuhi kriteria B, termasuk Indonesia, Enam negara memenuhi kriteria C dan empat negara memenuhi kriteria D.
Salah satu syarat penting dari penilaian AFC sendiri menyangkut masalah legal. Klub sejak awal diwajibkan memiliki badan hukum yang memiliki commercial entity.
Menanggapi keberhasilan ini, Ketua BLI, menyatakan banyak terima kasih kepada semua pihak. "Terutama kepada media yang telah membantu mensosialisasikan hal ini, klub-klub yang telah berusaha sekuat tenaga memenuhi kriteria di tengah sulitnya dana APBD dan tentu kepada masyarakat sepakbola di Indonesia," ujar Andi Darussalam Tabusala.
Menurut Andi kini menjadi tugas dan tanggung jawab BLI untuk menyelenggarakan kompetisi profesional dengan mengutamakan perbaikan sumber daya manusia di semua kompetisi. "Ini semua untuk memenuhi kriteria dari AFC, bukan kriteria yang kita tetapkan sendiri," jelas Andi. Ary Julianto |
|
 |

|