PRINT EDITION | FORUM DISKUSI | AGENDA | PHOTOFOLIO | EURO 2008
BALAP
BASKET
BULUTANGKIS
OLE! INTERNASIONAL
OLE! NASIONAL
TENIS
TINJU
CABANG LAIN
Home  >  LILIANTO APRIADI



Lilianto Apriadi
OBOR AP
Selasa, 29 April 2008 pukul 18:15:6 WIB
   Obor Olimpiade menimbulkan pro kontra dalam perjalanannya menuju Beijing, Cina, tempat penyelenggaraan Olimpiade 2008, Agustus mendatang. Tapi, obor yang dinyalakan oleh Arifin Panigoro, memberikan kesejukan. Ada sinyal bahwa dia siap memimpin PSSI.

Pada tahun lalu sebelum pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) PSSI nama Arifin Panigoro memang masuk bursa pencalonan Ketua Umum PSSI. Namun, ia mundur sebelum dicanangkan dalam Munas. Ia lebih memilih membina pemain-pemain usia dini. Ini ia buktikan dengan menggulirkan Piala Medco yang khusus mempertandingkan tim-tim belia. Kejuaraan yang disponsori perusahaan yang ia miliki (Medco) terus berlangsung hingga kini.

Ternyata nama AP –begitu ia biasa disebut oleh orang-orang sekelilingnya—terus pula bergulir mengiringi kekacau-balauan organisasi PSSI yang akhirnya dipimpin oleh Nurdin Halid dari balik penjara. AP pun akhirnya buka suara: Nurdin harus diganti!

Mengejutkan memang. Karena pada awalnya sepertinya ia ewuh pakewuh untuk menyatakan pendapat soal PSSI. Ia bahkan berani bilang, bukan hanya Nurdin yang harus diganti tapi juga seluruh pengurus. Setelah itu baru kepemimpin baru dengan pengurus yang baru pula.

Menyegarkan, walau belum melegakan karena masih ada usaha dari pengurus PSSI rezim NH yang ingin memelintirkan pasal-pasal kriminal di Pedoman Dasar yang baru nanti. Pendapat dan sikap AP itu bagai obor, memberikan semangat bagi pihak-pihak yang tadinya sempat mendem dalam mencari sosok yang mau mengganti NH. Apalagi walau di balik penjara NH makin PD aje. (Bisa begitu pake ilmu kudu kali ye? )

***


Dibandingkan NH, AP jelaslah lebih terekam jejak pengabdiannya di negeri ini. Dari sudut manapun, AP lebih unggul. Kalau mau mencari kelamahannya, ya hanya usia di mana AP kalah dari NH.

Nama AP lebih dulu berkibar, baik sebagai pengusaha maupun politikus. AP adalah pemilik perusahaan besar Medco dengan core bisnisnya pada energi. Sampai sekarang, belum ada cacat hukum alias yang berbau ilegal.

Di kancah politik, ia adalah pelopor berdirinya PDIP bersama Megawati Soekarnoputri, Sophan Sophiaan, dan banyak lagi, sebelum akhirnya pecah. Bahkan dikabarkan, kesuksesan Mega bersama PDIP pada Pemilu 1999 berkat sokongan dana dari pengusaha lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Medco yang kini dikendalikan oleh adiknya, Hilmy Panigoro, menjadi perusahaan minyak terbesar di Tanah Air. Kekayaan perusahaannya yang dirilis tahun 2006 mencapai 1,9 miliar dolar AS. Dipastikan angka itu melonjak tajam seiring melejitnya harga minyak di dunia.

Dilihat dari usia AP sudah matang. Ditengok dari pengalaman, AP sudah kenyang. Ditinjau dari kekayaan, sulit dicari tandingan. Jadi kalau ia memimpin PSSI dijamin tidak untuk mencari kekayaan.

Bagaimana jika dipandang dari segi olahraga, khususnya sepakbola, piawaikah AP? Rasanya juga tidak kalah-kalah amat. Cinta dengan sepakbola jelaslah sudah. Tapi, untuk konsentrasi dengan pembinaan usia dini, ia menjadi tokoh yang langka.

Soal pembinaan usia dini ini bukan hanya di sepakbola. Di cabang golf, ia fokus pula pada pembinaan ini. Pegolf-pegolf remaja dibuat arena lomba, sementara pendekatan dilakukan oleh pengurus yang mengurusi pegolf muda.

Di kala banyak orang gembar-gembor pentingnya kejuaraan di usia dini, ia sudah melakukannya. Faktor inilah yang sekarang menjadi titik terendah yang dimiliki oleh pelaku-pelaku olahraga di Tanah Air.

***


Aha, jadi promosi gede-gedean tentang AP nih. Bukan itu maksudnya. Gambaran ini apa adanya dan banyak orang yang sudah mengetahui. Yang jelas, kita tidak membeli kucing dalam karung.

Dibandingkan NH yang mempunyai catatan kriminal, lebih baik AP lah. Selain putih catatan kriminalnya, kita diberikan bonus berlipat.

Sebenarnya dengan si Pulan yang asal antah berantah saja NH pun kalah jauh. Asal si Pulan itu tidak cacat kriminal. Apalagi dengan AP. Kita sepertinya mendapat durian runtuh.

Sekecil apapun, catatan keriminal akan berupa tinta hitam. Kalau hal ini mau diupayakan agar catatan itu ada hukuman minimalnya, apa kata dunia?

Obor Olimpiade akan menyala terang pada Agustus mendatang di Beijing saat Olimpiade 2008 berlangsung. Bagaimana dengan ”Obor AP”? Bisakah menyala terang juga pada Agustus mendatang?


Email: lili@bolanews.com atau ramtodi@yahoo.com
Blog: http://liliantoapriadi.blogspot.com

Lilianto Apriadi
SPORTS NEWS

Tour de France
REBUT ETAPE 19, SASTRE MENATAP JUARA

Bursa Transfer
HSV PERTAHANKAN VAN DER VAART

Transfer Pemain
MUNTARI GANTIKAN LAMPARD

Bursa Transfer
CALDERON SAMPINGKAN ETO'O

Masa Depan Lampard
DUKUNGAN DARI CAPELLO

Transfer Pemain
FIORENTINA IKUT KEJAR ARSHAVIN

Tour de France
BURGHARDT GEMILANG, SASTRE MASIH DIPUNCAK

Persires
BERENCANA BANGUN STADION

Divisi Satu
PERSIRES BUKA PELUANG KE DIVISI UTAMA

Transfer Pemain Sunderland
GAET TAINIO, CHIMBONDA MENYUSUL

ARSIP

Lilianto Apriadi
FEDERER DAN SWISS

Lilianto Apriadi
DULU ANGIE, SEKARANG DINARA

Lilianto Apriadi
ANTARA BANG ALI DAN JOHN TERRY

Lilianto Apriadi
PIALA THOMAS DAN HARKITNAS

Lilianto Apriadi
OBOR AP

Berita Lainnya ...

 

© BolaNews.com - Logo and web content are trademarks of PT.Tunas Bola. All rights reserved.
Developed by WEBPACIFIC