PRINT EDITION | FORUM | AGENDA | PHOTOFOLIO
HALAMAN MUKA
Catatan Ringan
Halaman Tiga
Balap
Bola Basket
Bulutangkis
Galeri
Olimpik
Tenis
Tinju
OLE! INTERNASIONAL
Italia
Inggris
Spanyol
Jerman
Prancis
Profil
Wawancara
Piala UEFA
Euro 2008
OLE! NASIONAL
Divisi I
PSSI
KLASEMEN
Home  >  EDISI CETAK



Murcia vs Barcelona
Nueva Condomina (17/5)

------------------------------
Simpati Terakhir

Ada pemandangan janggal di Camp Nou, akhir pekan lalu. Pada jornada 37 Primera Liga, yang juga menjadi laga home terakhir Barcelona di musim 2007/08 tersebut, jumlah penonton yang datang cuma 39.298. Artinya di malam itu terdapat 59.474 bangku kosong!

Untuk ukuran El Barca, yang per musim mampu menyedot rataan penonton sebanyak 80.000 orang, situasi ini jelas memalukan sekaligus memilukan. Memang, apa pun hasil bentrokan melawan Real Mallorca itu tak akan berdampak pada posisi Carles Puyol dkk. dalam klasemen akhir.

Pasalnya tiket ke babak kualifikasi III Liga Champion musim depan sudah pasti menjadi pencapaian maksimal pasukan Frank Rijkaard. Namun, minimnya animo Barcelonistas tetap saja mengisyaratkan ada tanda tak puas akan kinerja overall The Catalans.

“Saya sama sekali tak pernah membayangkan akhir musim seperti ini. Penderitaan ini sungguh sangat berat, berat, berat,” ujar Rijkaard seperti dikutip El Mundo Deportivo.

Jika lowongnya stadion berkapasitas 98.772 (terendah di zaman kepemimpinan Joan Laporta) ini masih belum cukup menyakitkan, Rijkaard juga harus menanggung siulan serta kibaran bendera putih dari seisi bangunan yang mulai dipakai tepat setengah abad lalu itu.

Maklum dari sempat unggul 2-0 lewat gol Thierry Henry dan Samuel Eto’o, Barca akhirnya kudu rela kalah 2-3. "Inilah karakter Barca, tim hebat yang harus selalu menang dan menjadi juara. Jadi, saat kondisinya tidak seperti ini, publik akan langsung bereaksi keras," cetus Rijkaard.

Reaksi paling keras tertuju pada Eto’o. Publik tampak sudah mulai geram dengan perangai bomber Kamerun itu. Terutama yang terjadi di luar lapangan. Belakangan Eto’o memang sering menumpahkan kekesalan dan situasi tak sedap di ruang ganti pada pers lokal.

Sabtu (17/5) di kandang Real Murcia, Eto’o memiliki kans terakhir untuk mencari simpati publik. Torehan gol setidaknya bakal lebih membuka peluangnya guna bertahan di bawah pimpinan Pep Guardiola, yang bakal menggantikan Rijkaard musim depan. (Sapto Haryo Rajasa)

>> Kembali ke Atas

BERITA LAINNYA
Mallorca vs Zaragoza
MISI MEMBALIKKAN TREN

Santander vs Osasuna
PESTA MENUJU EROPA

Valencia vs Atletico
MENJAGA KESEIMBANGAN

Murcia vs Barcelona
SIMPATI TERAKHIR

Tujuh Klub Berebut Promosi
MENANTI INTIMIDASI GIJON

 

© BolaNews.com - Logo and web content are trademarks of PT.Tunas Bola. All rights reserved.
Developed by WEBPACIFIC