|
|
 |
Home
> EDISI CETAK
Santander vs Osasuna
El Sardinero (18/5)
------------------------------
Pesta Menuju Eropa
Racing ingin Piala UEFA, Osasuna berjuang menyelamatkan diri di Primera Division. Inilah cerita yang membuat laga di Stadion El Sardinero, Minggu (18/5), bakal penuh ketegangan.
Menjelang laga pamungkas La Liga 2007/08, Racing Santander berada di posisi ke-6. Itu posisi terakhir untuk tampil di Piala UEFA. Spanyol berhak mengirimkan tiga wakil. Satu tempat sudah diperoleh Sevilla. Dengan nilai 61, Sevilla tak terkejar Santander (57) dan Mallorca (56), yang berada di bawahnya. Satu tiket lagi diperoleh Valencia sebagai jawara Copa del Rey.
Setelah duduk di kursi ke-8 musim 1993/94, inilah momentum terbaik bagi Racing untuk mengundang perhatian dunia. Selangkah lagi, mereka tampil di Piala UEFA. Dengan status sebagai tuan rumah bagi Osasuna, kemenangan ada di depan mata. Di kandang Osasuna pertengahan Januari, mereka bisa pulang dengan kemenangan 2-0 di jornada 19.
Pesta telah disiapkan di El Sardinero, termasuk syal dan spanduk menyambut lolosnya Santander ke Piala UEFA 2008/09. Dengan penuh keyakinan, presiden klub Francisco Pernia mengaku punya perasaan kuat timnya bakal tampil di Eropa.
Catatan dua laga terakhir tanpa kemenangan, kalah 0-3 saat menjamu Sevilla dan imbang 0-0 di kandang Athletic Bilbao, tak menyurutkan keyakinan Gonzalo Colsa dkk. Lebih mundur lagi, tim asuhan Marcelino Garcia Toral tersebut hanya punya sebuah kemenangan dalam 5 jornada ke belakang.
“Kami harus menjadikan pertandingan melawan Osasuna sebagai sebuah partai final,” ujar pelatih Marcelino pada AS. “Kami sepenuhnya sadar kemenangan akan mengantar kami ke Eropa. Racing memang layak mendapatkannya. Peluang kami lebih besar dari Mallorca.”
Setelah hampir selama lima bulan berada di zona Eropa, memang Racing tak boleh membuang peluang. Namun, perjuangan itu tak mudah. Selain tanpa dukungan striker Pedro Munitis dan bek kiri Pablo Pinillos, produktivitas Osasuna muncul lagi sejak menjamu Real Madrid pada jornada 35 meski kalah 1-2.
(Weshley Hutagalung)
>> Kembali ke Atas
| |
 |

|