PRINT EDITION | FORUM | AGENDA | PHOTOFOLIO
HALAMAN MUKA
Catatan Ringan
Halaman Tiga
Balap
Bola Basket
Bulutangkis
Galeri
Olimpik
Tenis
Tinju
OLE! INTERNASIONAL
Italia
Inggris
Spanyol
Jerman
Prancis
Profil
Wawancara
Piala UEFA
Euro 2008
OLE! NASIONAL
Divisi I
PSSI
KLASEMEN
Home  >  EDISI CETAK



Kejuaraan Atletik Asia
Kans Tambah Amunisi

Upaya menambah amunisi atlet ke Olimpiade Beijing 2008 terus dilakukan PB PASI. Setelah memastikan pelari jarak pendek Suryo Agung Wibowo lolos ke Beijing, PASI berencana mengirim para atletnya ke Kejuaraan Atletik Asia di Taiwan, 29-30 Mei, yang merupakan ajang kualifikasi ke Olimpiade.

Menurut Sekjen PASI, Tigor Tanjung, kebijakan mengirim atlet ke beberapa ajang kualifikasi Olimpiade akan terus dilakukan demi membuka peluang atlet meraih tiket. “Pengiriman ke Taiwan masih dirundingkan bersama antara KONI dan PASI. Namun, prinsipnya kita akan terus mencoba di setiap kesempatan,” lanjutnya.

Rencananya ada 10 atlet akan berlaga di kejuaraan Asia tersebut. Dari jumlah itu, diharapkan para atlet seperti Triyaningsih, yang akan berlaga di 5.000 m, Dedeh Irawati (lari gawang), Rini Budiarti (lari 1.500 m), dan Dwi Ratna (lempar cakram), mampu meraih tiket dengan memenuhi standar waktu atau kualifikasi yang ditentukan International Association of Athletic Federation (IAAF) dan Beijing Olympic Games Organizing Committee (BOGOC).

Cukup Berat

Untuk Olimpiade, terdapat dua syarat kualifikasi, A dan B. Kualifikasi A memiliki syarat waktu atau nilainya yang lebih tinggi. Hanya, jika target itu terpenuhi, maka satu negara bisa diwakili tiga atlet. Sementara itu, kualifikasi B yang syarat waktunya lebih rendah hanya meloloskan satu atlet. “Standar itu diberlakukan agar kualitas pertandingan cabang atletik di Olimpiade nanti tidak menurun,” tambah Tigor.

Menurut manajer tim atletik, Paulus Lay, peluang menembus kualifikasi A dan B di Taiwan cukup berat. Namun, ia percaya jika gagal meraih tiket, keikutsertaan para atlet tersebut akan baik bagi proses regenerasi.

“Kebanyakan dari mereka masih muda, jadi kita harus mendukung dan memelihara dengan baik, termasuk memberi kesempatan mengikuti kejuaraan seperti ini,” lanjut Paulus.

Selain kejuaraan atletik di Taiwan ini, para atlet juga masih akan mengikuti beberapa ajang prakualifikasi Olimpiade, seperti Grand Prix Asia di Thailand dan Vietnam, pertengahan Juni nanti. (cw-4)

>> Kembali ke Atas

BERITA LAINNYA
Perkembangan PON XVII, Kaltim
MASIH 27 TUGAS LAGI

Kejuaraan Atletik Asia
KANS TAMBAH AMUNISI

Lomba Lari Internasional 5K
PECAHKAN REKOR DAN REGENERASI

 

© BolaNews.com - Logo and web content are trademarks of PT.Tunas Bola. All rights reserved.
Developed by WEBPACIFIC