Divisi I
Coly Panasi Persires
Kasus mogok tanding Persipare saat melawan PS Kendari minggu lalu akhirnya diputuskan Badan Liga Sepakbola Amatir (BLA) dimenangi tuan rumah 3-0. Namun, masalah ini akan menjadi preseden buruk di masa datang jika perlakuan wasit yang cenderung menguntungkan tuan rumah masih terulang.
Apalagi dalam sistem home tournament Divisi I yang khusus diterapkan pada Grup VII dan Grup VIII ini. Lain hal dengan grup-grup lain, yang menerapkan sistem kompetisi penuh kandang-tandang.
Untunglah hal itu tak terjadi di Grup VIII. Persidafon Dafonsoro kini sudah menggenggam enam poin dalam dua partai. Padahal dua partai itu digelar di kandang lawan, Persinab Nabire dan selanjutnya akan digelar di Gunung Bintang, kandang Persigubin Gunung Bintang. Selanjutnya pada home tournament terakhir, Dafonsoro akan menjadi tuan rumah.
‘’Main away saja kami menang, apalagi kalau main di kandang, dukungan suporter pasti bakal menambah semangat anak-anak untuk jadi pemuncak klasemen,’’ kata Assegaf Razak, pelatih Persidafon.
Saat ini Persidafon masih bertengger di posisi dua klasemen Grup VIII, tertinggal dua poin dari PSBS Biak.
"Melawan Biak 24 Mei ini bakal jadi momentum bagi kami untuk mengambil posisi itu, apalagi kami cukup diuntungkan karena main di kandang sendiri,’’ tambah mantan asisten pelatih PSM ini.
Assegaf puas karena dalam dua partai ini tidak dicurangi wasit dan tuan rumah hingga bisa meraih enam poin penuh di kandang lawan. ‘’Kalau pertandingan berlangsung fair dan anak-anak main konsisten, saya pikir target ke Divisi Utama musim depan bisa tercapai. Sekarang tinggal bagaimana anak-anak menjaga kondisi,’’ jelasnya.
Sementara itu, pada Grup I Persires terlihat yakin saat akan bermain di kandang lawan. Justru tim dari kota Rengat itu berjanji akan menyengat lawan, PSKPS di Stadion Naposo, Padangsidimpuan, Senin (19/5)
“Kami sangat yakin bisa mendapat angka. Artinya saat menghadapi PSKPS nanti kami minimal bisa bermain imbang,” jelas Zulfahmi, manajer Persires. Rasa optimistis Zulfahmi itu semakin tebal apalagi dengan bergabungnya Colly Misrun, yang pada musim lalu memperkuat Persiter.
Colly mengaku siap memberi yang terbaik. “Karena Persires yang membayar aku, aku wajib memberi yang terbaik buat Persires,” tegas Coly.
Sementara dari Grup III, pendatang baru, PSISra Sragen, akan menjamu PPSM Magelang di Stadion Taruna, Sragen, Senin (19/5). Kemenangan pun diusahakan meski seri rasanya cukup. “Kami tahu diri. Sebagai peserta baru di level ini kami tak pasang target muluk,” ucap Isdianto, asisten pelatih PSISra.
Isdianto mengakui, target PSISra musim ini bertahan untuk tak terdegradasi. “Syukur bisa lolos ke Divisi Utama,” katanya. Dalam laga perdana, anak-anak Sragen itu kalah 0-2 dari dari Persik Kendal, Minggu (11/5). (ning/wis/jam/ary)
JADWAL PERTANDINGAN
--------------------------------------------
Jumat (16/5)
Grup VII: Persipare vs Persemalra Tual
Grup VIII: Persiram Raja Empat vs Persitoli
Sabtu (17/5)
Grup VII: PS Kendari Utama vs Persipal Palu
Minggu (18/5)
Grup VIII: Persiram Raja Empat vs Persinab
Senin (19/5)
Grup I: PSLS Lhoksumawe vs Persidi Idi, PSBL Langsa vs PSAA Asahan, PSKPS vs Persires
Grup II: PS Palembang vs PS Banyuasin, PSBS Bangkinang vs PSBL Bandar Lampung.
Grup III: Pro Duta vs Pesik Kuningan, Persik Kendal vs Persipur, PSISra Sragen vs PPSM
Grup IV: Persipasi vs PSB Bogor, Persipon Pontianak vs Persepar Palangkaraya.
Grup V: Persebi Boyolali vs Persida Sidoarjo, Persedikab vs Persipro, Perseta vs Persikoba.
Grup VI: PSBI Blitar vs PSMP, Persewangi vs Persid Jember, Perst Tabanan vs Persiko
Grup VII: Persin Sinjai vs Persepare
Grup VIII: Persigubin vs Persitoli Tolikara
>> Kembali ke Atas
|