|
|
 |
Home
> EDISI CETAK
Inter vs Siena
Giuseppe Meazza (11/5)
------------------------------
Waktu untuk Pesta
Tidak ada kekecewaan mendalam pada diri pelatih Roberto Mancini setelah Inter dikalahkan Milan dalam derby pekan lalu. Kenapa? Ia yakin Minggu (11/5) hal yang paling dinantikan I Nerazzurri akan terwujud.
Inter menanti pesta keberhasilan meraih scudetto ketiga dalam tiga musim terakhir. Hal itu akan tercapai jika Javier Zanetti dkk. mengalahkan Siena di Giuseppe Meazza. Di atas kertas, La Beneamata dapat meraih kemenangan.
Kualitas tim arahan Mancini ada di atas Siena. Siapa tak kenal kemampuan pemain seperti Zanetti, Julio Cesar, Marco Materazzi, Esteban Cambiasso, Patrick Vieira, Dejan Stankovic, Hernan Crespo, dan Julio Cruz?
Mereka para pemain dengan mental dan kemampuan juara. “Kami tahu apa yang harus dilakukan. Pertandingan pada Minggu mendatang sangat penting. Akan menyenangkan dapat memberikan kemenangan atas Milan untuk tifosi, tapi juga akan menyenangkan menang atas Siena,” kata Vieira, seperti dikutip situs Datasport.
Alasan lain Inter layak diunggulkan menang adalah Siena baru mengalami kepuasan puncak dalam sebuah kompetisi yang panjang dan melelahkan. Kemenangan 1-0 atas Juventus pada Ahad lalu membuat klub berjulukan I Robur ini sudah pasti aman dari ancaman turun ke Serie B.
“Bertahan di Serie A adalah scudetto buat kami,” ujar pelatih Siena, Mario Beretta.
Masalah bagi Inter adalah bagaimana mereka dapat mengatasi ketegangan karena laga kontra Siena sangat menentukan. Jika gagal dalam sektor itu, La Beneamata bisa tampil mengecewakan seperti saat kalah 1-2 dalam derby.
“Kami terlalu takut saat masuk ke lapangan,” jelas Vieira tentang kondisi Inter pekan lalu.
Ambisi Beretta
Siena sudah salvezza, tapi tidak berarti mereka akan bermain santai pada Minggu nanti. Pelatih Beretta punya ambisi.
“Siena akan bermain di San Siro tanpa tekanan. Kami akan memainkan permainan kami dan memukul Inter pada titik kelemahan mereka. Kami sadar bakal berat. Namun, itu tak akan menghentikan kami untuk memainkan permainan kami. Siena telah mewujudkan target bertahan di Serie A, tapi laga ini tetap berarti sesuatu buat kami,” ujar Beretta.
Siena berada di peringkat 12 dengan 42 poin. Dalam sejarah mengikuti Serie A, poin terbanyak yang diperoleh I Bianconeri dalam satu musim adalah 43. Siena versi Beretta tentu ingin mencetak rekor baru.
Musim ini, Siena memiliki rekor apik melawan klub-klub elite. Simone Vergassola dkk. mampu mengalahkan Fiorentina (1-0), Roma (3-0), dan Juventus (1-0). Namun, semua hasil tersebut dicapai di kandang sendiri. Ahad ini I Robur bermain di Giuseppe Meazza, yang dipenuhi puluhan ribu Interisti yang siap berpesta.
(Riemantono)
PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
INTER (4-3-1-2) 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 23-Materazzi, 24-Rivas, 26-Chivu; 4-Zanetti, 14-Vieira, 19-Cambiasso; 5-Stankovic; 45-Balotelli, 18-Crespo
Cadangan 1-Toldo, 6-Maxwell, 18-Burdisso, 28-Maniche, 11-Jimenez, 9-Cruz, 29-Suazo. Absen: Dacourt, Samuel, Cordoba, Ibrahimovic, Figo (cedera). Pelatih: Mancini.
SIENA (4-3-1-2) 1-Manninger; 33-Ficagna, 90-Portanova, 15-Loria, 11-De Ceglie; 8-Vergassola, 5-Codrea, 14-Galloppa; 6-Kharja; 20-Locatelli, 32-Maccarone
Cadangan 31-Eleftheropoulos, 13-Rossettini, 21-Rossi, 23-Jarolim, 55-Coppola, 9-Rigano, 7-Frick. Absen: Bertotto (cedera). Pelatih: Beretta.
>> Kembali ke Atas
Ancaman Eks Roma
Di atas kertas Inter dapat memukul Siena. Dalam sejarah pertemuan di Serie A antara kedua klub di Giuseppe Meazza, I Nerazzurri sangat hebat. Inter tiga kali menang dan sekali seri dalam empat duel.
Akan tetapi, Inter harus hati-hati. “Pada Minggu mendatang kami ingin memberi hadiah untuk Roma dan para pendukung Roma,” kata gelandang Siena, Houssine Kharja, seperti dikutip Corriere dello sport. “Kami ingin memberi kebahagiaan kepada Romanisti,” ujarnya.
Wajar Kharja berkata demikian. Ia bekas gelandang Roma. Jika bersama Siena ia mampu menggagalkan Inter meraih kemenangan, Roma memiliki peluang untuk merebut scudetto dengan syarat pada Ahad ini I Lupi mampu mengalahkan Atalanta.
Pada giornata terakhir, Inter harus bertemu Parma, yang sedang berjuang untuk bertahan di Serie A. Sementara itu, Roma melawan Catania, yang juga ingin selamat dari ancaman degradasi.
(man)
Inter meraih scudetto jika…
- Mengalahkan Siena.
- Seri dengan Siena dan Roma ditahan Atalanta.
- Dipukul Siena dan Roma juga kalah.
>> Kembali ke Atas
| |
 |

|