PRINT EDITION | FORUM | AGENDA | PHOTOFOLIO
HALAMAN MUKA
Catatan Ringan
Halaman Tiga
Balap
Bola Basket
Bulutangkis
Galeri
Olimpik
Tenis
Tinju
OLE! INTERNASIONAL
Italia
Inggris
Spanyol
Jerman
Prancis
Profil
Wawancara
Piala UEFA
Euro 2008
OLE! NASIONAL
Divisi I
PSSI
KLASEMEN
Home  >  EDISI CETAK



Semifinal Uber: Indonesia vs Jerman
Ayo, Lewati Target!

Target tim Uber menjejak ke babak semifinal telah tercapai. Namun, seluruh anggota tim sepakat untuk melaju ke final dengan melewati hadangan Jerman, Kamis (15/5).

“Kami dibebani target untuk ke semifinal dan hal itu sudah tercapai. Tapi, melihat apa yang ditunjukkan pemain, kita punya peluang besar untuk ke final,” tutur manajer tim Uber, Susy Susanti.

Di atas kertas, kekuatan Indonesia dan Jerman seimbang. Lawan membuktikan ketangguhan mereka dengan menggusur Denmark 3-0 di perempatfinal.

“Jerman diuntungkan undian awal. Lolos ke semifinal sebetulnya tak pernah kami perkirakan. Melawan Indonesia, apa pun bisa terjadi. Yang pasti kami akan menghadapi tekanan penonton yang luar biasa,” sebut manajer tim Jerman, Martin Kranitz.

Para srikandi Indonesia juga sadar Jerman tak bisa dianggap remeh. Mereka tak mau dulu bicara soal babak final. Lawan berat akan dihadapi tunggal pertama, Maria Kristin, yang akan menantang Xu Huaiwen.

Selain lawan tangguh, Kristin juga berjuang pulih dari cedera lamanya di lutut dan pahanya, yang sedikit bermasalah. “Dalam kondisi lelah, cedera ini semakin terasa. Tapi, saya akan berusaha tetap bisa tampil maksimal,” ucap Kristin.

Pada perempatfinal, permainan ulet yang diperagakan Huaiwen membuat juara All England Tine Rasmussen frustrasi dan takluk. Huaiwen, yang berperingkat delapan BWF, juga menyumbang poin saat berpasangan dengan Birgit Overzier.

“Tak masalah harus bermain rangkap karena saya biasa melakukan hal itu saat latihan. Dukungan penonton mungkin akan menambah semangat pemain Indonesia, tapi hal itu tak akan mempengaruhi permainan saya di lapangan,” ujar Huaiwen.

Peluang Ganda

“Di tunggal, peluang 50:50. Di ganda mungkin kami unggul sedikit. Lebih baik kita fokus dulu ke semifinal daripada bicara soal final,” kata Vita Marissa, pemain ganda pertama yang berpasangan dengan Lilyana Natsir.

Sektor ganda hingga tiga pertandingan belum pernah gagal mendulang poin. “Semoga di semifinal tetap begitu. Dibanding lawan Denmark, kami memang punya peluang lebih besar mengambil nomor ganda,” ujar Aryono Miranat, pelatih ganda tim Uber.

Satu keuntungan mungkin bakal dimiliki Vita cs., tak ada pemain yang bermain rangkap, sehingga kondisi fisik mereka lebih menguntungkan. Di kubu Jerman, selain harus melewati play-off, Huaiwen dan Julianne Schenk amat mungkin bakal main rangkap.

“Yang harus diwaspadai adalah tipikal permainan Eropa dengan kekuatan pukulan cukup baik dan postur yang menunjang. Kami bisa manfaatkan kelemahan mereka dalam mengendalikan emosi. Kita bertahan serta membuat mereka frustrasi dan melakukan kesalahan sendiri,” tegas Susy. (Erwin Fitriansyah/cw-1)

PRAKIRAAN PEMAIN
---------------------------------------
INDONESIA Maria Kristin, Adriyanti Firdasari, Vita Marissa/Lilyana Natsir, Pia Zebadiah, Jo Novita/Greysia Polii

JERMAN Xu Huaiwen, Julianne Schenk, Birgit Overzier/Xu Huaiwen, Karin Schnaase, Julianne Schenk/Kathrin Piotrowski

>> Kembali ke Atas

BERITA LAINNYA
LANGKAH BERIRINGAN

Semifinal Piala Thomas: Indonesia vs Korea
SAATNYA BERTEMPUR

Semifinal Uber: Indonesia vs Jerman
AYO, LEWATI TARGET!

Wawancara Simon Santoso
INGIN LEBIH TENANG

DATA-FAKTA

 

© BolaNews.com - Logo and web content are trademarks of PT.Tunas Bola. All rights reserved.
Developed by WEBPACIFIC