|
|
 |
Home
> EDISI CETAK
Rivalitas Rossi-Stoner
Adu Mulut Dua Jagoan
Adu nyali yang dilakoni dua pembalap papan atas, Casey Stoner dan Valentino Rossi, di Laguna Seca (20/7) ternyata terlalu panas untuk Stoner. Pembalap Ducati itu memprotes beberapa manuver Rossi yang--menurut Stoner--tidak etis dilakukan dalam lomba.
|
|
Rossi dan Stoner, rivalitas memanas. (Foto: AFP)
|
Pembalap Australia itu tentu mengacu kepada insiden lap ke-24 ketika dua pembalap tersebut saling melewati. “Vale menjalani balapan dengan sangat baik. Itu saya tidak sangkal. Tapi, beberapa manuvernya terlalu kasar. Ia melewati titik fair dan terlalu agresif,” keluh Stoner (22).
Sebagai juara dunia tujuh kali, Rossi tampaknya tidak bisa menerima komentar tersebut. “Di podium ia berkata bahwa ia kehilangan respek terhadap saya. Tapi, saya sudah menjalani balapan seumur hidup saya dan semua lawan selalu bertarung seperti itu, jadi saya tidak tahu apa masalah dia,” ucap pembalap berusia 29 tahun itu kepada Corriere dello Sport.
Didukung Bos
Bos Yamaha, Davide Brivio, membela Rossi. “Stoner memang sangat dominan. Rossi tahu bahwa apabila ia membiarkan Stoner lewat, akan semakin susah buat kami untuk mempertahankan poin di Kejuaraan Dunia. Itu balapan dengan hati,” ucap Brivio.
Keunggulan 25 poin yang dimiliki Rossi pun masih belum aman. Dengan tujuh seri dan 175 poin yang masih diperebutkan, sangat besar kemungkinan Stoner bisa menyalip. “Elektronik Ducati memang lebih baik. Modifikasi engine management system (EMS) mereka membuat Stoner sangat kuat. Ducati jelas mengalami peningkatan setelah GP Barcelona,” ujar Brivio.
Brivio juga menjelaskan bahwa dalam trek lurus, Yamaha YZR-M1 yang dikemudikan Rossi masih kalah dalam soal kecepatan dari Stoner.
Karakteristik Laguna Seca yang penuh tikungan adalah penyebab utama Rossi unggul atas Stoner. Menatap GP Rep. Ceska (17/8), wajar Stoner kembali diunggulkan. Trek Sirkuit Brno mempunyai banyak straight yang dapat digunakan Stoner.
Kemenangan Rossi meringankan sedikit beban dari pundak pembalap Italia itu. Memasuki waktu jeda tiga minggu sebelum GP Ceska, gap 25 poin adalah safety zone yang setidaknya bisa membuat Rossi tidur sedikit lebih nyenyak setiap malam.
(cw-3)
>> Kembali ke Atas
Jorge Lorenzo
Spesialis Cedera
Saya sedih dan marah karena, sekali lagi, saya terhalang cedera. Untung saya masih ada waktu untuk memulihkan diri sebelum ke Brno,” ucap Jorge Lorenzo, seperti dikutip dailytelegraph, kesal karena cedera kembali membelit dirinya.
Cedera itu adalah imbas kecelakaan beratnya di lap pertama Laguna Seca, AS (20/7). Tahun ini adalah kali pertama Lorenzo turun di sirkuit yang terkenal akan tikungan Corkscrew-nya itu.
Menurut Dokter Xavier Mir dari UPS Institut Universitari Dexeus, Barcelona, di mana Lorenzo dirawat, pembalap 21 tahun itu mengalami retak tulang metatarsal ketiga, keempat, dan kelima kaki kirinya. Pembalap rookie tersebut harus beristirahat selama 10 hari dengan kaki yang digips.
Dokter Mir melanjutkan bahwa Lorenzo harus beristirahat total, dengan sedikit mungkin pergerakan di kaki kirinya. “Saya tidak bisa menikmati liburan, tapi setidaknya saya bisa menonton Tour de France di televisi,” ucap Lorenzo tenang.
Sekarang pembalap Spanyol itu hanya bisa berharap bahwa istirahat yang cukup bisa membuatnya kembali beraksi di GP Rep. Ceska (17/8).
Partner Valentino Rossi di tim Fiat Yamaha itu tampaknya adalah magnet cedera. Pada GP Shanghai (1/5), ia terlempar dari motor dan mengalami cedera di engkel kiri dan kanan. Untung dia masih bisa meraih peringkat dua pada GP berikut di Prancis.
Menjelang GP Catalunya, dirinya jatuh pada sesi latihan hari Jumat (6/6) dan harus menjalani rawat inap di Dexeus. Lorenzo kembali jatuh sewaktu lomba di Sachsenring (13/7). Untung dia tidak mengalami cedera serius.
Walau begitu, Jorge Lorenzo kini menempati posisi empat Kejuaraan Dunia Motogp dengan 114 poin. Ia terpaut 57 poin dari peringkat ketiga, Dani Pedrosa. (cw-3)
>> Kembali ke Atas
| |
 |

|