|
|
 |
Home
> EDISI CETAK
Uji Coba KERS
Imbas Teknologi Anyar
Usaha BMW-Sauber untuk mengembangkan kinetic energy release system (KERS) tampaknya masih menghadapi kendala besar.
|
|
Mekanik BMW, korban KERS. (Foto: autosport)
|
Ketika menjalani tes perdana di Sirkuit Jerez (22/7), BMW mencoba mobil yang dilengkapi dengan KERS. Setelah tiga lap, Christian Klien, yang mengendarai F1.07C itu, kembali ke pit. Alih-alih ingin mendapat hasil positif, BMW memperoleh kejutan, seorang mekaniknya terlempar ke tanah setelah menyentuh mobil dan menerima sengatan listrik.
Mekanik yang belum disebutkan namanya itu tidak mengalami cedera serius dan kembali bekerja beberapa saat kemudian. Akan tetapi kekhawatiran telanjur muncul. BMW menanggalkan rencana uji coba lebih lanjut KERS akhir pekan ini.
Usaha Hybrid
Pada dasarnya KERS adalah mekanisme yang menangkap energi kinetis ketika mobil mengerem ke dalam sebuah baterai (aki). Energi yang ditangkap ini kemudian disimpan untuk bisa digunakan lagi. Ini adalah bagian dari program FIA untuk memperkenalkan teknologi hybrid ke Formula 1 mulai tahun depan.
Menurut pasal 5.2.3 dari peraturan FIA 2009, setiap mobil diizinkan menyimpan tenaga sebesar 60 kW yang dapat digunakan untuk komponen elektris atau mekanis lain. Energi yang dilepas KERS ke mobil tidak dapat melebihi 400 kilo joule setiap lap.
Jaminan keamanan pernah dikeluarkan Mario Theissen, bos tim BMW. “Kami sudah mengambil langkah komprehensif untuk memastikan semua komponen di bawah kendali kami,” ucap Theissen di autosport.com beberapa waktu lalu. Tampaknya BMW masih harus melakukan penelitian yang lebih “komprehensif” lagi. (cw-3)
>> Kembali ke Atas
| |
 |

|