|
|
 |
Home
>
BALAP
Seputar F1 TIM SUPER AGURI KEMBALI DI UJUNG TANDUK Kamis, 17 April 2008 pukul 15:25:47 WIB Oxfordshire, BOLASportsLine/bbc Nasib tim Super Aguri di ajang Formula 1 kembali tak menentu menyusul mundurnya penanam modal asal Inggris, Magma Group, yang semestinya sudah menjadi pemilik baru pada akhir bulan lalu.
Kesulitan finansial yang dialami tim Super Aguri bukan cerita baru. Tim besutan Aguri Suzuki ini sempat diberitakan bakal mundur dari musim kompetisi 2008 akibat tidak mampu mendatangkan sponsor.
Asa tim kembali meninggi tatkala jaminan dana datang dari Magma Group. Perusahaan asal Inggris yang sebagian besar sahammnya dimiliki oleh Dubai Internasional Capital (DIC) ini, berjanji akan menjadi pemilik baru pada akhir bulan Maret.
Namun, di saat-saat terakhir, DIC, yang memiliki rencana menginvestasikan modalnya di kancah sepakbola Liga Inggris dengan membeli saham Liverpool, berubah pikiran. Alhasil, Magma Groups pun terpaksa membatalkan pasokan dana ke tim Super Aguri. Isunya, keputusan ini merupakan strategi DIC agar tim super Aguri menurunkan bandrol buy-out menjadi di bawah 50 juta pound.
Pil pahit kini kembali harus ditelan tim yang berbasis di Oxfordshire. Setelah sempat turun di tiga seri awal, mereka terancam absen di GP Spanyol 27 April mendatang apabila tidak mampu membawa investor baru. Tim ini absen saat tim-tim F1 lainnya menggelar tes di Sirkuit Catalunya akhir pekan lalu.
"Super Aguri mengkonfirmasi bahwa mereka telah mendapat informasi dari Magma Group, bahwa pihak investor tidak lagi berniat untuk mendanai akuisisi yang telah direncanakan." Demikian pernyataan tim seperti dikutip BBC.
"Dengan penyesalan yang mendalam, Aguri Suzuki kini terpaksa mempertimbangkan masa depan tim. Namun, negosiasi dengan beberapa pihak tetap berjalan."
Sebenarnya, tim Super Aguri akan tetap terbentur masalah meskipun muncul investor baru. Pasalnya, regulasi musim lomba 2010 mendatang melarang tim-tim besar membangun mobil untuk dipakai tim lain. Saat ini, tim Super Aguri memakai sasis dan mesin yang dibangun oleh tim pabrikan Honda. Sementara, pihak Honda sendiri mulai musim depan berencana untuk fokus pada pengembangan mobil mereka sendiri. Fajar Mutaqin A. |
|
 |

|